Ladang ranjau okultisme

“Wahai, suku Kalama. Jangan begitu saja mengikuti tradisi lisan, ajaran turun-temurun, kata orang, koleksi kitab suci, penalaran logis, penalaran lewat kesimpulan, perenungan tentang alasan, penerimaan pandangan setelah memikirkannya, pembicara yang kelihatannya meyakinkan, atau karena kalian berpikir, ‘Petapa itu adalah guru kami’. Tetapi setelah kalian mengetahui sendiri, ‘hal-hal ini adalah tidak bermanfaat, hal-hal ini dapat dicela; hal-hal ini dihindari oleh para bijaksana; hal-hal ini, jika dilaksanakan dan dipraktekkan, akan menyebabkan kerugian dan penderitaan’, maka kalian harus meninggalkannya.”

Buddha Gautama

Okultisme adalah sebuah bidang yang dipenuhi bahaya, terutama bahaya penalaran dan pemahaman sesat. Jika dalam topik kehidupan sehari-hari ada banyak sekali salah kaprah dan omong kosong yang beredar, lantas bagaimana dengan topik yang menyangkut hal-hal yang tidak terlihat oleh mata, yang tidak dapat dibuktikan kebenaran dan kesalahannya? Bagaimana jika setiap sumber informasi isinya saling bertentangan satu sama lain?

Pandangan seseorang sangat dipengaruhi oleh kebudayaan, kepercayaan, dan pengalaman hidupnya sendiri. Terlebih lagi karena okultisme bukanlah ilmu eksakta, hal yang mustahil pun dapat dibenarkan sebagai wahyu ilahi. Sebagai contoh (ini kisah nyata), ada dua orang yang mengaku bisa melihat pusaran energi Kakbah. Salah satu orang tersebut mengatakan bahwa di sekeliling Kakbah terdapat aliran energi putih terang yang menjulang sampai ke angkasa, menembus langit. Di lain pihak, orang yang lainnya lagi mengatakan bahwa di sekeliling Kakbah terdapat pusaran energi hitam berbentuk tanduk setan sebagai pertanda kuasa gelap. Dari ‘kesaksian’ mereka dapat kita lihat bagaimana sebaiknya kita menyikapi hal-hal seperti ini.

Kesimpulannya, it’s all bullshit!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s