Kenapa percaya sama yang gaib?

Sewaktu masih kecil, terkadang aku mengalami déjà vu yang tidak biasa. Aku tidak sekedar merasa seperti pernah mengalami, tetapi benar-benar tahu kejadian itu. Saat itu terjadi, aku dapat “mengingat” benda-benda apa saja yang ada di sekitarku, berapa jaraknya, serta apa yang orang lain lakukan dan katakan, meskipun mereka berada di belakangku atau berada jauh di luar pandangan. Tapi yang paling aneh, terkadang aku juga “mengingat” kejadian yang akan terjadi di masa depan, seolah-olah kejadian itu memang pernah terjadi.

Pernah suatu ketika aku sedang memandang ke luar jendela. Saat itu sedang turun hujan dan jalanan sangat sepi. Tiba-tiba saja aku “mengingat” suara hujan itu, pola tetesan-tetesan hujan itu, dan juga orang yang akan melintas naik motor menggunakan jas hujan warna hijau gelap. Seperti apa motornya, seberapa cepat melajunya, bagaimana bentuk cipratan airnya, ke arah mana angin berhembus, semuanya dapat kuingat.

Jalanan masih sepi, tidak ada siapapun yang melintas. Dan beberapa detik kemudian, semuanya seolah ditayangkan kembali dihadapan mataku. Seseorang naik motor dengan jas hujan warna hijau gelap. Kecepatannya, cipratan airnya, hembusan anginnya, suaranya, semuanya persis sama.

Itu cuma salah satunya. Masih ada beberapa pengalamanku yang lainnya, dan peluang terjadinya “kebetulan” seperti ini sangatlah kecil dan tidak masuk akal. Nalar dan pengetahuan manusia ada batasnya, dan ada banyak hal yang sains tidak dapat jelaskan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s